Welcome!!!

Hi everyone,

Welcome to my blog. I am not an artist or expert of crafts, but just a simple and an ordinary woman who loves crafts and crafting. Enjoy your visit and let us share ideas. Crafting is fun when we do it together with RESPECT AND TOLERANCE.

Happy crafting
Hany Von G

Wednesday, June 1, 2011

Lina Setiawan (orang-orang kreatif/ Servietten)









Jaman dulu sekali susah nyari teman sehati, teman yang gak bosen kalo diajak ngobrol tentang kerajinan. Diajakin Liza bikin blog, akhirnya setelah timbang menimbang, jadi juga bikin. Terus gak tau mau diisi apa secara gak pinter masak kayak lainnya yang pada ngisi blog mereka dengan foto-foto hasil masakan. Blog ini sepi banget, jadi ngisinya asal saja. Terus bikin multiply, juga sepi sampai akhirnya lewat seorang kontak warga Belgia, ketemu satu crafter dari Spanyol. Terus deh berlajut habis itu. Sementara belum ketemu juga teman-teman Indonesianya, cari sana sini ketemu milis craftmania. Eh ... beberapa waktu kemudian dapat email dari seseorang. Ternyata si ibu yang pinter servietten ini yang waktu itu masih pake maiden namenya :) Ngobrolnya asyik banget soalnya topik gosipnya pas, kerajinan!!! Akhirnya si ibu hilang dari peredaran, ketemu lagi sudah ada tambahan nama baru :) ketemu lagi di multiply, sama-sama menghilang lagi, ketemu lagi di facebook.
Dan saya ingat, Lina ini paling telaten kalau bikin servietten. Saya juga sudah pernah nyoba lo, teman-teman, tapi gak serapi Lina garapan saya. memang sih sudah diwanti-wanti sama dia, harus sabar karena serbet kertasnya tipis dan kalau sudah berjumpa lem mudah sobek. Setelah dicoba memang benar peringatan ibu yang sudah berpengalaman ini. Makanya saya terus belok kiri bikin decoupage saja deh lebih gampang :)
Selagi mikir-mikir jenis kerajinan apa lagi dan siapa orangnya yang mau saya tulis, segera saya ingat nama Lina. Waktu saya minta, Lina bilang,"Aku masih pemula lo." Teman-teman, itu reaksi khas yang saya dengar dari beberapa orang yang saya kirimin pertanyaan :) (Teman-teman semua yang saya kenal yang sangat kreatif memang sangat rendah hati).  Mungkin ada yang lebih ahli dari Lina, tapi saya pikir justru kondisi Lina yang ngakunya belum ahli ini bisa menjadi motivasi buat teman yang lain  yang ingin mencobanya. Lina saja bisa, aku juga bisa dong ... mestinya gitu kan ya ...
Panjang banget intronya ... langsung ajalah saya masukin hasil tanya jawab dengan Lina.

Hany Von Gillern
***
1. Kalau anda sedia, bisa menceritakan sedikit tentang diri anda?

Nama saya Lina, Full time mom, dengan 2 anak balita. 






Pada dasarnya saya sangat suka dengan berbagai kreasi dari kerajinan tangan. Ada beberapa yang sudah saya pelajari seperti, menjahit, smock, servietten, origami, kirigami.


Smoock Lina

Waktu kecil saya belajar menyulam, kristik, crotch, dari ibu dan nenek. Tapi semua saya pelajari hanya untuk tehnik dasarnya saja, belum sampai pada tingkatan yang lebih bervariasi.

2. Apa sih kerajinan servitten itu? Kapan ada mulai tertarik untuk menekuni kerajinan servitten ini? Kenapa anda tertarik?

Kalo gak salah asalnya dari Jerman. Sebuah tehnik dalam menghias suatu media dengan menggunakan tissu motif sebagai bahan utamanya. 



Mulai mengenal dan mengerjakan servietten tahun 2005, pertama kali melihatnya di sebuah buku di gramedia. Saya ikut kursusnya sekali dan beli bukunya juga. 


Saya tertarik dengan servietten karena hasilnya yang sangat menakjubkan. Sayang di Indonesia untuk mendapatakan tissu servietten masih sulit, dan kalaupun ada masih mahal.




3. Untuk memulia kerjinan ini, dari mana harus mulai? Alat-alat dan bahanapakah yang diperkukan?
Bahan yang dibutuhkan, Tissu servietten, lem khusus servietten atau lem kayu, dan media untuk ditempel (piring, gelas, kaleng, kayu dll)



4. Apakah anda mengikuti pelatihan khusus ketika memutuskan untuk memulai kegiatan ini ? Kalau iya, dimana tempat yang memberikan kursus kerjainan ini? Kalau anda mempelajarinya sendiri, adakah buku-buku yang anda bisa rekomendasikan?
Ya, saya mengikuti pelatihan 1 kali, tempatnya saya lupa karena sudah lama sekali.


5. Karena kecintaan sudah pasti, apakah kegiatan ini hanya sekedar hobi atau anda mulai memasarkan juga?

Saya melakukannya hanya sebagai hobi saja.

6. Apakah anda bergabung dengan suatu kelompok/komunitas terntentu sehubungan dengan kegiatan anda ini ?
Dulu iya, tapi saat ini tidak lagi.

7. Selama menekuni kerajinan ini, adakah kendala yang anda temui? Sulitkah mendapatkan bahan dan alat-alat yang diperlukan?
Kendala pasti ada. Terutama pada saat proses menempelkan tissue ke media, karena harus extra hati-hati sekali. Tissue bila sudah bertemu cairan akan sangat mudah sobek. Terutama bila menggunakan lem kayu.
Bahan yang sulit ditemui di indonesia tissue. Harganya mahal karena import.


8. Apakah servitten termasuk hobi yang memelukan banyak biaya?

Bagi saya iya. Kalau mengingat harga tissue dan lemnya.


9. Saya ingat dulu kerajinan ini sempat populer, bagaimana sekarang?

Kalo untuk di Indonesia sepertinya tidak terlalu populer saat ini, tapi di TV pernah lihat acara yang menyiarkan pemasaran hasil servietten.


10. Selain servitten, adakah jenis kerajinan lain yang anda tekuni/minati?

Ada. Masih banyak yang ingin saya pelajari. seperti beads, sulam pita dan lain-lain.

Smoock Lina


11. Apakah hobi anda yang lain selain kerajinan? 

Memasak, berkebun,


12. Bisa berbabagi tips khususnya tentang servitten dan kerajian lain pada para pembaca/pengunjung blog ini?

Untuk servietten kerajinan yang sangat mudah untuk di pelajari. Tapi butuh kehati-hatian saja agar tissue tidak sobek saat penempelan. Kalau sudah sobek sebenarnya masih bisa disambung, tapi jadi terlihat kurang menarik karena ada penumpukan pada bagian yang sobek.



13. alamat website yang bisa dikunjungi



***


Be creative, be yourself and the satisfaction is there for you
Happy crafting everyone
Hany Von Gillern
***

15 comments:

vita@kriyalea said...

Waaah... makasih Mba Han, and Mba Lina, jadi menambah wawasan. Aku baru denger ada kerajinan Servietten.. di Indonesia sepertinya memang belom populer yah, tapi ngeliat foto-foto hasil karya Mba Lina ini bagus sekali.. dan pastinya membutuhkan banyak kesabran dan ketelatenan, selalu salut sama para crafter begini.. acungkan empat jempol!!..hehe

Orin said...

baru tahu servietten. sekaligus ngga ngerti craft lain yang disebut mbak Hany di intro-nya.

kalau seperti ini, craft doesnt pay the bill, kata mbak Hany dulu, bisa bener terjadi ya..
lah bahannya aja mahal gitu.

tapi kesenangan hati lebih mahal kayaknya ya.. :))

Orin said...

baru tahu servietten. sekaligus ngga ngerti craft lain yang disebut mbak Hany di intro-nya.

kalau seperti ini, craft doesnt pay the bill, kata mbak Hany dulu, bisa bener terjadi ya..
lah bahannya aja mahal gitu.

tapi kesenangan hati lebih mahal kayaknya ya.. :))

Hany Von Gillern said...

Vita : dulu populer sekali Vita, tapi sekarang kayaknya trend beralih ke jahit menjahit lagi karen aumumnya yang diluar sana pada balik ke jahit sama bikin jepit rambut anak.

Mbak Orin : untuk kasus kerajinan pada umumnya, ungkapan itu kalau di Indonesia mungkin tidak berlaku ya mbak terutama bagi mereka yang sudah masuk ke pasar international, tapi kalau disini kalau belum seperti martha stewart kayaknya ada benarnya mbak :)
Tapi untuk kasus servietten ini boleh jadi berlaku :) Memang kalau mau dapat serbet kertas yang motifnya bagus nyarinya harus ke gift shop yang rata-rata mahal harganya. Kalau lemnya yang biasa dipakai disini rata-rata harganya. Mungkin ini menjadi mahal karena kan dari Jerman, Eropa memang menjengkelkan harga-harganya. Konon lebnih menjengkelkan lagi setelah euro masuk.

Dunia kreasi fiet said...

makasih mbak hany..tisuenya sudah punya banyak tapi belum pernah dikerjakan hiks :(

vita@kriyalea said...

ooh, sewaktu populer aku blm terjun ke dunia percrafteran kali yah.. hehehe.
naah.. kalo Mba Fiet kayanya udah denger, tahu dan bisa bikin kali yah..
btw, kalo decoupage itu apa lagi?
(hehe.. ketahuan amatiran banget!!)

Hany Von Gillern said...

Fitri : Sama Fit, dah kadung beli ternyata malas bikinnya. Makasih juga sudah mampir Fit.

Vita : Hampir sama sebenarnya Vit, cuman bahan yang digunakan lebih beragam gak terbatas sama serbet saja, tapi bisa gambar-gambar yang bagus terus di tempel seperti servietten tekniknya.

Juni Maury Haluruk said...

wow...craft servietten, hal baru juga buat Yuyun. Salut dan terima kasih buat mba Hany yang slalu mengenalkan pada kita ttg berbagai craft beserta para crafter kreatifnya. Juga salut pula dengan karya cantik mba Lina, tampaknya beliau mengerjakan penuh ketelitian dan ketekunan. Thx for share ya mba Hany ^_^

Hany Von Gillern said...

Terima kasih juga buat Yuyun yang sudah mampir dan ngasih semangat untuk terus berbagi dengan teman-teman lewat komentar :)

Fitria Agustina said...

thx for sharing mba. saya juga suka servietten tp cukup sampai pemula saja. msh ada beberapa tisu yg blm saya pakai. blm sempat bikin kreasi servietten lg. mungkin dlm waktu dekat ini ^^
thx juga sdh mengingatkanku akan tumpukan tisu2 cantik itu

Hany Von Gillern said...

Sama-sama, bikin ya mbak pengen saya lihat hasilnya :)

lina said...

Han, terima kasih banyak. Jujur aja dah lama gak liat photo2nya, makanya pas liat lagi disini kaget juga ... kok bagus ya?! hihihi ...
Untuk semuanya, terimakasih sudah menyukai servietten saya. Yuk dikaryakan tissuenya, sekalian meramaikan dunia servietten di Indonesia...

Hany Von Gillern said...

Lin, makasih banyak ya sudah mau meluangkan waktu untuk berbagi dengan kita semua disini. Ayo Lin, bikin lagi ...

riyanto pamuji said...

kunjungi juga http://www.jutawan-instan.com
apapun latar belakang anda, dapat membangun bisnis online milik sendiri dengan satu langkah mudah. BUKTIKAN!!!

dina said...

Keren mbak ...
Telaten sangat