Welcome!!!

Hi everyone,

Welcome to my blog. I am not an artist or expert of crafts, but just a simple and an ordinary woman who loves crafts and crafting. Enjoy your visit and let us share ideas. Crafting is fun when we do it together with RESPECT AND TOLERANCE.

Happy crafting
Hany Von G

Saturday, May 7, 2011

Berkebun

Dulu waktu masih tinggal di Indonesia, saya kurang bisa menghargai karunia sinar matahari dan suhu  hangat yang kita dapat setiap hari sepanjang tahun. Setelah tinggal disini di negara bagian yang lebih dingin dari negara-negara bagian lain di Amerika ketika musim dingin, saya menjadi sadar betapa beruntungnya orang-orang di Indonesia :) Ketika baru pindah kemari, saya diajak main ke rumah seorang kenalan. Waktu itu masih musim gugur. Kenalan tersebut memajang sebuah gambar matahari dari kertas yang dia buat sendiri dilangit-langit rumahnya, dia bilang bahwa saya akan tahu apa artinya itu kalau saya sudah tinggal didaerah ini agak lama. Ternyata dia benar :) Saya juga jadi tahu kenapa mereka suka berjemur gak pake baju sepanjang dada sampai pinggang dan punya kebiasaan kumpul-kumpul dan manggang daging bersama. Ternyata si matahari kita itu alasannya :)


Daffodils, bunga kedua yang muncul 
dihalaman kami setelah crocus

Hari Sabtu minggu lalu, akhirnya datang jua cuaca sangat cerah setelah hampir 2 minggu mendung dan dingin. Sangat sayang sekali kalau kita biarkan berlalu begitu saja tanpa dinikmati. Kami memutuskan jalan-jalan sambil mencari bunga-bunga yang akan kami tanam untuk musim semi dan panas ini. Kamai datangi toko tanaman langganan bernama Kathan Garden. Kami suka bunga-bunga koleksi mereka karena memang bagus kualitasnya walau agak mahal harganya, tapi seperti kata orang Claremont "you get what you pay for it" Bunga-bunga mawar kami 95% kami beli dari mereka. Mereka juga punya program daur ulang pot bunga yang tidak dipakai lagi. Ini benar-benar simbiosis mutualisme, mereka dapat pot gratis, kami juga tidak perlu bingung membuang pot tersebut dan dapat membuangnya secara gratis tanpa membayar.


Tempat daur ulang di Kathan Garden

Selain Kathan Garden kami juga ke toko Walmart dekat rumah. Dibagian penjualan bunga (nursery) sudah banyak koleksi mereka yang datang. Tapi sungguh kasihan melihat bunga-bunga itu tampak sering terabaikan. Banyak bunga yang layu dan patah karena bertindihan dan lupa disiram. Ini saya foto beberap diantara bunga-bunga, sayuran dan buah-buahan itu.


Petunia


English Daisy


Lobelia


Lily


Selada


Stroberi

Kami pilih beberapa, sampai dirumah menjadi tugas ibu tukang ini yang harus menanam bunganya, sementara pak kebunnya membersihkan dan mengeluarkan peralatan kebun yang disimpan selama musim dingin kemarin. Kami optimis untuk mengeluarkan si bunga sepatu yang selama musim dingin kami bawa masuk ke dalam rumah supaya hangat, ternyata setelah 2 hari di luar, daunnya segera mengering. Tapi saya coba pupuk kembali, mudah-mudahan segera sehat kembali, amiin. Sudah 2 tahun dia bertahan. 


Lihatlah bunga sepatu dibelakang tukang kebun ini


Tukang kebun sedang menanam bunga 
kesayangan, pansies.

April showers bring May flowers begitu kata orang sini. Sekarang kebun kamu sudah siap, senang sekali duduk didepan rumah sambil berayun-ayun menikmati suhu yang hangat, angin similir, kicauan burung dan bunga-bunga yang cantik. Life is good!!!
_____________________

Be creative, be yourself and the satisfaction is there for you
Happy crafting
Hany Von Gillern
***

13 comments:

Fitria Agustina said...

mba hany saya merinding bacanya. rasanya kerasa banget rasanya kl sedang merindukan sang matahari. bunganya cantik-cantik. nanti kl pindah ke rumah sendiri, saya juga ingin berkebun bunga ah..
semoga berkebunnya sukses mba dan bunganya tumbuh jadi cantik-cantik

dweedy said...

Meskipun disana kurang matahari tapi bunga-bunganya cantik-cantik mbak :) jadi ya ada kelebihan dan kekurangannya juga.

Hany Von Gillern said...

@ Mbak Fit : matahari gak muncul sih sudah biasa mbak, tapi ya di nikmati saja.
nanti kalau sudah berkebun difoto ya mbak biar saya lihat :) Amiin doanya.

@ Dweedy : Akibatnya sih jadi agak telat keluarnya. Beberapa macam bunga seperti tulip dan daffodil itu hanya bisa dinikmati sebulan saja, setelah itu cuman ada daunnya saja sampai tahun depan.

Saga Amelia said...

walaupun di indonesia, didaerah tempat tinggal saya mendung dan hujan terus akhir2 ini. padahal kan sudah waktunya musim panas ya. :(
btw, bunga2nya bagus2, bisa ditanam disini gak ya.. :D

honeysweety said...

asyik nie mbak, aq jg lagi coba bertanam daun sop cuma 1 pot sih, bibitnya ngak beli kebetulan dapet pas beli sayur sop komplit. moga2 subur cos ngak dipupuk tapi disiram dengan susu adek yang kalau minum susu kadang ngak habis.

dweedy said...

Ia juga si ya mbak :) Tapi tetap saja, disini (Indonesia) gak bisa tumbuh kan bunga seperti itu??? Apa lagi di Makassar, gosong deh tuh bunganya :p

mbak punya bunga "honeysuckle"??? Bisa tumbuh gak ya disini??? Pengen banget tanam bunga itu :)

YNa said...

saya baru sebatas 'suka melihat' bunga2 pot atau tanaman. blum terjun langsung spt mba Hany, berkebun :). salut mba!

Sari Sulistiyo said...

waaa...bunganya cantik2 skali,,spertinya mb Hany memang bertangan dingin..
*aku ngirii...hasil berkebunku,cuma cabe yg tumbuh subur,,bunga2annya mogok ga mau berbunga lagi,,hahaha,,

Hany Von Gillern said...

@ Saga Amelia : Wah hujan terus sama kayak di kampung sana di Indonesia, juga hujan terus kata bapak.
Tergantung daerah mbak dimana saya pikir, kalau dataran tinggi, InsyaAllah bisa.

@ Honeysweety : kalau diminumin susu pasti seneng tuh daun seledrinya :)

@ Dweedy : kalau didaerah sejuk seperti puncak atau Malang mungkin tumbuh ya? Dulu waktu masih tinggal di Indonesia pengen banget punya mawar, tapi gak pernah bisa tumbuh karena kamoungku memang daerah panas. Sekarang alhamdulillah sudah bisa menikmati cantiknya mawar.
Gak, kami gak punya honeysuckle.

Hany Von Gillern said...

@ Yna : Dulu saya juga cuman suka ngeliat saja bunga-bunga punya bapak, tapi ternyata setelah dijalani sendiri asyik lo mbak. Ayo nyoba :)

@ Sari Sulistyo : Sari bisa aja,makasih ya. Bukannya bertangan dingin tapi suka memohon saya bunganya supaya gak mati sampai dilihat sama tetangga :)
Kami malah gak punya pohon cabe disini.

vita@kriyalea said...

waah.. asyik banget punya kebun sendiri Han, di rumahku cuma sepetak depan Pagar, ditanami pohon lengkeng dan jambu Air pake Pot Drum.. hehehe... buat sejuk-sejuk saja belum memperhatikan estetikanya..

sama kaya Yna, aku juga baru seneng2 mengagumi tetangga saja yg punya pot2 bunga bagus2 di halamannya... belom terjun langsung..

sukses ya Bu Kebun.. ^^ semoga kebang sepatu-nya bertahan and panen bunga-nya meriaah...

Hany Von Gillern said...

Wa, eank ya Vit punya pohon lengkeng, kalau panen tinggal petik aja :)

Kalau orang kantoran memang repot juga mau berkebun. Dulu aku kerja kebunku juga kurang terawat, beli bunga juga asak saja karena suamiku maksa nanam bunga, kanay dia juga yang rajin nyiram tiap hari pulang kerja.

Kermbang sepatunya sudah dipindahin kedalam rumah lagi kalau malam sampai nanti temperatur stabil seperti suhu ruang. Makasih doanya :)

Noni Nandini said...

Baca ini jadi nambah semangat bikin kebun sederhana :D....terima kasih