Welcome!!!

Hi everyone,

Welcome to my blog. I am not an artist or expert of crafts, but just a simple and an ordinary woman who loves crafts and crafting. Enjoy your visit and let us share ideas. Crafting is fun when we do it together with RESPECT AND TOLERANCE.

Happy crafting
Hany Von G

Thursday, June 14, 2012

Dydy Dyah (Jumpa Crafter Indonesia di USA)

Sudah lumayan lama saya kenal Dydy. Dulu kenal pertama kali lewat multiply, terus lanjut ketemu di New York City. Waktu itu Dydy masih bermukim disana. Saya suka menyebut Dydy crafter/architect dengan sejuta ide. Banyak sekali idenya dan selalu menarik. Misalnya, ketika dunia kerajinan Indonesia belum seramai sekarang, Dydy muncul dengan website Hobikriya (saya yakin tujuan Dydy untuk mewadahi teman-teman di indonesia yang belum kenal etsy saat itu - Hany). Sebelum itu, sukses dengan merajut.com, page sharing tutorial 2011 di facebook dan banyak lagi. 
Tadi, ketika saya hubungi, Dydy langsung jawab iya dengan ajakan saya tapi ada tambahan ...malu katanya, sudah lama gak ngomongin soal kerajinan, apa masih pantas? Saya tidak bisa memberi jawaban tidak pantas pada pertanyaan Dydy itu, kenapa? ... Ayo kita baca sama-sama, setelah itu saya yakin teman-teman pasti setuju dengan saya :)

***

1. Kenalan dulu Dy, sedikit info saja ...
 Dyah Dyanita, panggilan dydy, 36 th, anak 2. Asli Bandung, tinggal di USA sejak 2003. Latar belakang pendidikan arsitektur.


dydy bersama knitting designer Cookie A
2. www.merajut.com nya apa masih jalan? Awal ceritanya gimana sih dulu? Waktu itu kan internet belum semudah seperti sekarang aksesnya. 
Website merajut masih jalan meskipun nggak seintens dulu. Dulu dibuat thn 2006 seiring dengan dibentuknya milis Mari_Merajut. Awalnya saya pakai website gratisan + beli domain. Lama-lama merasa perlu website yg lebih enak di-manage, saya akhirnya belajar membuat website sendiri dgn Joomla software, dan memakai website hosting berbayar. Suka dukanya lumayan juga. Dari mulai tulis artikel sendiri, minta artikel dari teman-teman, membentuk 'tim redaksi', tapi karena sistemnya volunteerism jadi tidak ada jaminan artikel tepat waktu dan tim redaksi yg awet. Belum lagi urusan teknis seperti : beberapa kali kena hack dan saya harus buat website dari awal, dipakai phishing oleh hacker2 yg ga bertanggung jawab sampai saya diancam mau dilaporkan ke FBI  segala, mengurusi komentar2 spam yang menggunung. *eh jadi curhat ya*. Karena dari bulan Juli - Januari kemarin saya nggak tersambung internet di komputer, jadinya website juga terbengkalai. Baru kemaren2 diupdate lagi karena mau ada acara Festival Rajutan Indonesia yang ke 4.

  • Website yg sekarang berbasis Wordpress, setelah saya ganti pasca keruwetan hosting terakhir . Sebetulnya saya ingin ganti lagi tampilannya tapi apa daya ga ada waktunya...hehe

    3. Kalau hobikriya, apa masih aktif juga? 
Dengan berat hati saya sampaikan hobikriya sudah mati, dan domain name 'hobikriya.com' diambil orang...hiks..


4. Aku masih ingat juga tentang perpustakaan khusus kerajinan, suka sekali dengan ide itu. Masih eksiskah? Dimana tempatnya? bagaimana teknis pelaksanaannya dulu? Sudah berapa buku yang dimiliki? bagaimana respon teman-teman crafters dengan kehadirannya? Kalo masih eksis, jika ada teman-teman yang mau nyumbang buku bagaimana caranya? Kalo sdh gak lagi, ada rencana di aktifin lagi?
Sebetulnya masih ada, dan semua dikelola Tobucil (jl. Aceh no 56, Bandung). Kendala di pihak saya adalah biaya kirim buku. Buku2 calon pengisi perpus bertumpuk di rumah, tapi saya belum punya biaya u/ kirimnya. (satu kardus flat rate sekarang $56 kalau nggak salah, dan saya punya 5-6 kardus...lumayan banget harganya). Hal lainnya, saya sering pindah rumah, jadi repot juga sih untuk tempat pengumpulan buku. Jadi sepertinya dari pihak saya berhenti dulu kumpul2 buku dan kirimnya (insyaallah saat pulang ke Indonesia nanti semuanya dibawa). Tapi teman2 crafter di Indonesia sering lapor ke saya kalau mereka baru bikin buku dan mau nyumbang ke perpus itu.
Kalau ada yang mau nyumbang buku lebih baik langsung hubungi Tarlen Handayani di Tobucil jl Aceh no 56 Bandung.

5. Aku pernah dengar pengakuan seseorang bahwa dia adalah penggemar Dydy (Nah lo Dy, sadar gak?) Dia juga nanya kemana kira-kira langkah mbak Dydy selanjutnya di dunia rajut khususnya dan kerajinan umumnya? (Aku ngira pasti lebih kearah designer dibanding produksi. melihat langkah-lanhkah Dydy di FB - Hany) 
ha? penggemar saya? siapa *bisik bisik...hihihi*
Betul mbak, saya jauh lebih tertarik urusan desain dan menulis buku rajutan dibanding membuat produk rajutan. Yang sedang saya kerjakan (sebelum moodnya hilang kemaren itu...hehe) adalah merancang rajutan-rajutan yang terinspirasi oleh keindahan Indonesia. Sudah ada rancangan-rancangan bertema Jawa dan Sumatera. Rencananya akan dibukukan juga. Tapi karena sekarang saya lagi repot sama anak-anak, hal itu saya kerjakan sesempatnya .
Oya, ternyata yang terobsesi membuat rajutan bertema Indonesia itu bukan cuma saya. Ada beberapa teman yang konsisten menerapkan motif-motif tradisional Indonesia dalam rajutan, dan saya dukung 100%.






6. Dy, apakah seorang arsitek itu juga sudah tentu juga seorang crafter dan naturally artsy? beberapa aku lihat gerak arsitek lulusan ITB dan univ lain yang tampil sangat artristik ketika terjun ke kerajinan. 
Nggak juga sih mbak. Saya punya teman sesama lulusan arsitektur yang nggak artsy/crafty, tapi dia jago soal sejarah dan teori arsitektur. Yang lainnya lagi kreasi dan inovasinya lebih ke teknik bangunan. Tapi memang cenderung begitu, karena sense of art & craft-nya diasah di beberapa mata kuliah, meskipun ga semua.


7. Gimana Dydy melihat perkembangan kerajinan di Indonesia? Ramai sekali lo Dy sekarang ... semua yang ada di sini (US) di Indonesia juga ada sekarang.
Ya saya lihat juga dunia craft Indonesia berkembang pesat. Saya cuma fokus di rajutan aja sih, dan memang begitu yang saya lihat di dunia rajutan. Internet sangat berpengaruh akan perkembangan ini.





Website :
http://www.facebook.com/dendidong


***
Be creative, be yourself and the satisfaction is there for you
Happy crafting everyone
Hany Von Gillern

***


18 comments:

Iin Aryanti said...

In dulu pernah ngikut di Hobi kRiya mbak. Tapi karena ering ga online ya mati akunnya. Saya cuma tahu aja sih kalo mbak Dydy itu. Design rajutannya mbak Dydy juga keren2. Ga ada yang bisa nyaingin. Dan yang saya paling suka adalah gambar2 tangannya mbak Dydy yang selalu bikin ketawa... :)

Hany Von Gillern said...

Dydy memang punya sejuta bakat, hebat ya In...

HP Yitno said...

Wah mbak dydy sudah lama bergelut dalam dunia rajut dan dunia maya ya. Sampai ada serangan hacker dan para phising mania.

Kawakib Craft said...

smg nanti bisa ketemu sama teh dydy ^_^

Warna Warni said...

wow keren ^^

alaika abdullah said...

Wah... salut deh dengan kreatifitas dan keinginan mba Dydy.... ckck.... salam kenal deh untuk mba Dydy...
and thanks for the nice article mba Hany! :)

Hany Von Gillern said...

Mas Hp Yitno, mbak Susi, Novam mbak Alaika : terima kasih semua komennya ya :)

Yunda Hamasah said...

Beliau memang multitalenta ya Mbak, duch ngiri aku jadinya. Salam buat Mbak Dydy yang dah lama mukim di USA :)

EYSurbakti said...

Hmm ..
entah ada berapa lagi jumlah orang kayak mbak Dydy ini ..
salut salut ..
gue mampir ke web nya ah .. :D

Lidya - Mama Cal-Vin said...

aku pingin banget belajar merajut mbak, mudah2an thn depan bisa pas alvin sudah

Pingkan Anita D. said...

Nice story Mba Hany dan Mba Dydy.

Hany Von Gillern said...

Mbak Yunda : mbak multitalent, bu dokter, pinter masak, pinter bikin kerajinan pula :) InsyaAllah salamnya terbaca oleh dydy ya mbak Yunda.

Mbak Lidya : ayo mbak tak dukung 100% :)

Mbak Pingkan dan EY Surbakti : makasih ya :)

dydy said...

terimakasih semua apresiasinya :)
terimakasih mbak Hany :)

Dini said...

ahahaha... keduluaaaan.. aku kan mau wawancanda mb dydy.. psssttt dulu kita dikira sodaraan lhoo mb hany :D beda nasib aja ..pisss mb dy ^^

EYSurbakti said...

yoha .. :D :D :D :D :D

Hany Von Gillern said...

dydy : makasih juga dy :)

Mbak Dini : iya toh? Sama kok nasibnya, sama-sama ditakdirkan jadi penulis handal :)

Ati Sri said...

makasih mbak artikelnya...saya salut dengan mbak Dydy.
oya, saya sudah balas emailnya mbak Hany, makasih :)

Hany Von Gillern said...

Sama-sama mbak Ati ... Dydy memang penuh dengan ide ya :)
Terima kasih juga balasan emailnya mbak. InsyaAllah nanti kita lanjut di email ya :)