Welcome!!!

Hi everyone,

Welcome to my blog. I am not an artist or expert of crafts, but just a simple and an ordinary woman who loves crafts and crafting. Enjoy your visit and let us share ideas. Crafting is fun when we do it together with RESPECT AND TOLERANCE.

Happy crafting
Hany Von G

Sunday, October 25, 2009

Eka Dewi Sulistianingdaptati (Orang-orang kreatif)

Teman ke empat yang ingin saya tampilkan disini adalah Eka. Lagi-lagi saya belum pernah ketemu langsung, walaupun kemarin saya sempat mampir ke Jogja, tapi karena sempitnya waktu, saya belum sempat bertemu dengan Eka.
Tapi saya sudah melihat karya-karya Eka melalui internet/multiply. Saya rasa, saya harus menampilkan Eka juga karena karya-karya felt dan hantaran pengantinnya yang cantik-cantik. Warna-warna cerah yang dipilih Eka untuk hiasan feltnya terutama sangat menarik sesuai dengan karakter yang ditampilkan yang umumnya lucu-lucu dan unik.
Untuk mengenal Eka lebih dalam, silahkan membaca ceritanya dibawah ini.

Hany Von gillern

***

1. Kalau bersedia, bisa menceritakan sedikit tentang diri anda ( biodata secara garis besar saja misalnya) ?
Nama saya, Eka Dewi Sulistianingdaptati. Saya ibu rumah tangga dari satu anak, Muhammad Egan Ataullah Rashad, 5 th. Alhamdulillah saya boleh memilih menjadi ibu rumah tangga saja, setelah kurang lebih 10 th saya bekerja di salah satu bank. Jadi saya punya waktu yang sangat banyak untuk membuat pernak-pernik ketrampilan tangan.




2. Kapan mulai tertarik untuk menekuni kerajinan, khususnya felt?
Tertarik pada kerajinan...sejak kapan ya? mungkin sejak ada pelajaran kerajinan atau ketrampilan di sekolah....SMP ya? tapi hanya sebatas mengerjakan tugas-tugas ketrampilan sekolah saja. Tapi saya memang sukaaa sekali dengan pelajaran ketrampilan, saya selalu tunggu-tunggu pelajaran yang satu itu. Setelah kuliah, setiap libur kuliah, biasanya kan panjang liburnya....saya mulai iseng-iseng mencari kegiatan untuk mengisi liburan. Dari membuat sulaman untuk penutup tv, boneka sederhana dari felt...sampe pernah juga ikutan les menjahit. Semua hasilnya saya pake sendiri. Seneng lho kalo bisa memakai hasil buatan sendiri, terutama rok dan blazer yang pernah saya pake waktu kuliah. Kereeeeen...kata teman-teman saya.Tapi saya kurang telaten kalo harus menjahit yang rumit-rumit dan ukur mengukur.... maunya jahit yang lurus-lurus aja...hehehe...jadi jahit menjahit saya tinggalkan. Setelah saya resign, waktu luang saya banyaaak sekali. Disamping itu saya ga boleh kemana-mana oleh Egan, saya harus selalu di sisinya. Mungkin karena biasa saya tinggal kerja ya,... Sambil momong Egan, saya mencoba mencari-cari kegiatan ketrampilan yang sesuai dengan minat saya dan yang sudah lama saya tinggalkan. Mulai dari sulam pita, hantaran pengantin, sesuatu yang baru bagi saya dan saya suka sekali, sampai akhirnya warna warni kain felt menarik minat saya lagi. Dulu warna felt belum beraneka warna seperti sekarang, kita mau cari warna apa aja bisa. Dan ternyata dari felt bisa diciptakan beraneka macam bentuk dan kegunaannya.



3. Kenapa tertarik dengan dengan felt?
Felt itu bisa kita bentuk menjadi apa aja...yang lucu manis menggemaskan sampe kesan yang elegan. Dengan warna yang sangat beragam sangat fleksibel untuk disulap jad bentuk apa saja yang kita mau.


4. Selama ini saya mengenal anda sebagai seseorang yang berkecimpung di felt, apakah anda juga menekuni jenis kerajinan lain?
Disela-sela membentuk felt, saya juga suka dengan hantaran pengantin. Hantaran pengantin itu kan bisa sebagai kenang-kenangan sepanjang perjalanan pernikahan seseorang. Dan sekarang bentuk hantaran juga sudah beraneka ragam dan lebih mengarah ke bentuk yang lebih simple. Sulam pita juga menjadi kesukaan saya. Selama ini saya baru mencoba-coba saja. Saya contoh habis-habisan dari buku pengantarnya. Suatu hari nanti saya ingin membuat lebih banyak lagi sulam pita.


5. Apa kendala yang anda temui sehubungan dengan kegemaran anda ini?
Alhamdulillah gak ada kendala yang berarti, semua bisa dicari di google...thanks to google. Selama ini saya banyak bikin felt sesuai pesanan dari customer. Kebanyakan karena susah nyari di toko, teman-teman costumer memesan pada saya. Saya cari contoh gambar-gambar dari google....kemudian saya bikin polanya...Alhamdulillah semua pesanan bisa terwujud.
Kalo ada pesanan banyak, biasanya saya dibantu oleh saudara saya. Semoga bisa menjadi jalannya rejeki untuk saudara saya ini.
Keinginan saya pengeeen sekali punya galeri sendiri dan pengeeeen juga sering-sering ikutan bazar. Alhamdulillah Allah mendengar keinginan saya, mo coba-coba bikin craft shopping dengan mba Renni, teman ngeMPi yang sama-sama tinggal di Yogya. Mba Renni bermain di gift box, saya di kain flanel. Mohon doanya ya teman-teman semoga diberi kelancaran dan kemudahan dan bisa memberi barokah untuk kita semua, amin.



6. Apakah anda mengikuti pelatihan khusus ketika memutuskan untuk memulai kegiatan ini atau ketrampilan ini anda pelajari secara otodidak? Jika iya, bisa berbagi tempat pelatihannya, mungkin ada pembaca yang juga berminat belajar.
Saya pelajari otodidak, karena di kota saya, yogyakarta, belum ada pelatihan khusus untuk kerajinan felt. Buku-buku pengantar tentang felt dan surfing di internet memudahkan kita mempelajari ketrampilan yang satu ini.
Banyak teman-teman sesama blog yang menyediakan e-book dengan harga yang sangat terjangkau dibandingkan bila kita membeli buku aslinya.



7. Selain kerajinan, adakah kegiatan lain yang anda tekuni ?
Sehari-hari saya bergelut dengan felt dan anak semata wayang saya, Egan yang super lengkeeet dengan saya. Karena saya ga boleh kemana-mana oleh Egan, harus menunggui dia maen, makanya saya mencari kegiatan yang bisa dilakukan di rumah sambil nungguin dia maen. Saya antar jemput Egan sekolah setiap hari, kecuali kalo ayahnya pulang, menemani maen, nonton TV, mengobrol dan menjawab pertanyaan-pertanyaan nya yang lucu dan menggelitik, karena sekarang adalah masa-masa dengan rasa ingin tahu yang sangat besar, tapi semua pertanyaan harus dijawab dengan benar, karena akan diingat terus selama hidupnya. Dan ga boleh capek atau lelah menjawab pertanyaan2 nya. Menemani belajar setiap malam,mencoba meneruskan apa yang sudah diberikan ibu guru Egan di sekolah dan berusaha memberikan rasa aman manakala ada sesuatu kendala di sekolahnya, karena masa-masa perkenalan pada hal-hal yang baru kadang-kadang menjadi pengalaman yang tidak mengenakkan bagi Egan
Semua ini bagi saya adalah hal yang indah dalam hidup saya. Melihat Egan bisa mempelajari sesuatu dengan baik dan benar...wooow...saya sering takjub...kok sudah bisa ya?



8. Hobi anda selain kerajinan?
apa ya....kayaknya cuma kerajinan itu aja...hehehe......



9. Bisa berbagi tips khususnya tentang kerajinan,felt khususnya pada para pembaca/pengunjung blog ini?
ehhmmm....tips nya apa ya...mungkin bisa dengan mulai mencintai dulu apa yang kita kerjakan. Dengan cinta, biasanya hal-hal positif lainnya akan tumbuh juga, seperti kesabaran, ketekunan, ketelitian dan keuletan akan menjadikan
sesuatu yang kita bikin jadi lebih indah. Paling senang kalo melihat costumer kita puas dengan karya kita.


Karya-karya Eka yang lain bisa dilihat di :
http://beeismine.multiply.com/

Kartu-kartu , Fall, Haloween Dan Thanksgiving

Ini kartu-kartu yang bisa dijadikan ide untuk membuat membuat kartu musim gugur, haloween dan thanksgiving.
Design untuk kartu-kartu ini saya pelajari dari bu guru saya, Meredith McAllister.

By
Hany Von Gillern

***
kartu musim gugur 1

kartu musim gugur 2

Kartu haloween 1

Kartu haloween 2

Kartu thanksgiving

Sunday, October 18, 2009

Titik Retnowati (Orang-orang Kreatif)

Titik juga seorang teman yang belum pernah saya temui secara langsung didunia nyata. Kami baru berkenalan dan berteman dari internet saja. Dari interaksi dengan beliau walau baru sebatas di internet, saya bisa merasakan beliau adalah seorang yang hangat dan friendly. Titik juga teman yang setia menjadi follower saya di blog ini.
Teman yang satu ini meski mengaku baru menekuni kerajinan manik-manik, tapi menurut pendapat saya kreasi beliau sangat cantik dan menarik, terutama pilihan beliau dengan warna-warna manik-manik yang bisa langsung menarik perhatian. Perhatikan saja kreasi beliau pada bangle manik-manik dengan warna dominan kuning pada foto # 3.
Karena itu, saya berpikir untuk menampilkan beliau disini. Di bawah ini hasil obrolan kami sekali lagi per email.

Selamat membaca dan silahkan tulis komentar anda di kolom komentar

Hany Von Gillern

***


1. Kalau sedia, bisa menceritakan sedikit tentang diri anda ( biodata secara garis besar saja, misalnya) ?
Nama Titik Retnowati, working mother tapi dengan waktu yg flexible sehingga bisa menekuni hobi. Punya anak satu perempuan, tinggal di Pamulang - Tangerang.




2. Kapan mulai tertarik untuk menekuni kerajinan, khususnya beading?
Awalnya karena resign dari pekerjaan yg lama, yg sebelumnya cukup menyita waktu, nah pas resign.... jadi punya waktu lebih dan pada saat itulah mulai tertarik utk menekuni kerajinan terutama beading, itu sekitar akhir 2007 atau awal 2008



3. Kenapa tertarik dengan beading?
Karena pada dasarnya suka akan jenis2 dan warna dari bebatuan (gemstone) yg banyak jenisnya bervariasi pula



4. Selama ini saya mengenal anda sebagai seseorang yang banyak berkarya di pembuatan perhiasan dari manik-manik, apakah anda juga menekuni jenis kerajinan lain?
keinginan sih ada, tapi belum punya cukup waktu utk memulai kerajinan yang lainnya

5. Apa kendala yang anda temui sehubungan dengan kegemaran anda berkreasi dengan manik-manik? karena menekuni kerajinan beading khususnya wire jewelry yang banyak menggunakan wire (kawat) kendala utamanya adalah tentang kawat yg masih harus beli secara online atau beli di Indonesia namun harganya cukup mahal, sehingga biasanya untuk practise menggunakan copper wire..



6. Apakah anda mengikuti pelatihan khusus ketika memutuskan untuk memulai kegiatan ini atau ketrampilan ini anda pelajari secara otodidak? Jika iya, bisa berbagi tempat pelatihannya, mungkin ada pembaca yang juga berminat belajar.
pada awalnya membeli buku cara membuat kalung terbitan gramedia, dan belajar secara otodidak, namun setelah mencoba menekuni wire jewelry... ada beberapa kali work shop dengan temen, terus sharing di komunitas wire jewelry Indonesia, rajin browsing ke site sesama anggota wire jewelry Indonesia untuk melihat-lihat karya mereka, terkadang juga membeli tutorial secara online


7. Selain kerajinan, adakah kegiatan lain yang anda tekuni ?
kegiatannya adalah bekerja dgn flexible time dan juga ibu rumah tangga

8. Hobi anda selain bikin kerajinan dari manik-manik?

hoby yg lain, membaca, travelling, memasak

9. Bisa berbagi tips khususnya tentang kerajinan/bidang anda khususnya pada para pembaca/pengunjung blog ini?
pada intinya seseorang idealnya harus memiliki hobi karena dengan memiliki hobi, kita dapat mengalihkan rasa capai, kesal ataupun perasaan2 yang tidak enak lainnya ke arah positif yaitu hobi kita dengan terus berlatih..karena "practise make perfect"

Untuk melihat karya-karya Titik yang lain bisa di lihat di :
http://mehobby.multiply.com/
http://simplygemsnbeads.blogspot.com/

Saturday, October 17, 2009

Stempel Pakai Pemutih Pakaian (Bleach)

Yang dibutuhkan hanya stempel dengan permukaan rata, bukan yang berpinggiran

1) Pertama kita stempel sebuah gambar menggunakan tinta dengan warna gelap, seperti hitam misalnya.

2) Siapkan bantalan stempel dengan pemutih. Untuk membuat bantalan ini, kita bisa menggunakan piring plastik sekali pakai yang biasa digunakan untuk pesta atau piring tak dipakai lagi karena kita tidak akan menggunakan piring tersebut lagi setelah digunakan dengan pemutih pakaian. Sediakan pula beberapa lembar serbet kertas/tissu. Tuangkan pemutih diatasnya.

3) Kemudian pakai stempel yang sama yang kita gunakan sebelum pada bantalan pemutih dan stempelkan pada gambar pertama dengan sedikit berjarak dengan gambarnya sehingga menyerupai bayangan. Biarkan kering beberapa saat.


Contoh kartu menggunakan teknik ini

Sunday, October 11, 2009

Anita Abdulkadir (Orang-orang Kreatif)

Anita, teman kedua yang bersedia saya tampilkan. Saya kenal beliau pertama kali ketika melihat avatar di multiplynya yang menampilkan hasil karya polymerclay yang imut dan lucu. Kebetulan saya juga penggemar polymerclay, dan seperti gayung bersambut undangan saya untuk menjadi kontak diterima. Jadilah kami saling "ngintip" multiply masing-masing :) Karya-karya Anita sangat khas dan menarik bagi saya, dengan warna-warna cerah dan bentuk-bentuk karakter karyanya, seperti figurine, yang bikin gemes :) (Foto # 1 : kreasi Anita dengan polymerclay selalu jadi favorit saya sejak pertama kali saya melihatnya. Kalau Anita perhatikan, setiap kali saya mampir di multiply beliau, selalu saya sempatkan untuk melihat foto itu, karena saya tidak pernah bosan melihatnya).
Untuk kenal lebih dalam dengan Anita, ini tanya jawab kamimper email.

Selamat membaca. Komentar membangun anda selalu disambut dan diharapkan. Silahkan menuliskannya di kolom komentar.

Hany Von Gillern

***

1. Kalau sedia, bisa menceritakan sedikit tentang diri anda ( biodata secara garis besar saja, misalnya) ?
Jawab : Saya seorang ibu bekerja dengan 2 orang anak laki-laki.



2. Kapan mulai tertarik untuk menekuni kerajinan, khususnya polymerclay?
Jawab : Saya mulai tertarik dengan polymer clay sejak tahun 2006.


3. Kenapa tertarik dengan polymerclay?
Jawab : Hal yang membuat saya kemudian menekuni polymer clay adalah kegemaran saya pada miniatur dan dollhouse. Saya koleksi buku2 mengenai dollhouse dan tertarik untuk memiliki dollhouse. Tetapi di Indonesia, dollhouse hampir tidak ada. Dan dari buku2 dolhhouse itu saya mengetahui bahwa banyak barang-barang di dalam dollhouse dibuat dari polymer clay. Saat itu saya berpikir untuk belajar polymerclay dan mulai membuat miniatur.



4. Selama ini saya mengenal anda sebagai polymerclayer/miniaturist, apakah anda juga menekuni jenis kerajinan lain?
Jawab : Selain polymer clay, saya juga senang scrapbook dan baru-baru ini saya mulai belajar menggambar/melukis.



5. Apa kendala yang anda temui sehubungan dengan kegemaran anda berkreasi dengan polymerclay? Saya dengar agak susah mendapatkannya pula di Indonesia.
Jawab : Polymer clay agak sulit ditemukan di Indonesia, walaupun saya mendengan sudah ada satu atau dua distributor polymerclay, tapi sampai saat ini saya masih membeli polymerclay dari Singapura atau menitip pada ipar saya di Inggris.

6. Apakah anda mengikuti pelatihan khusus ketika memutuskan untuk memulai kegiatan ini atau ketrampilan ini anda pelajari secara otodidak? Jika iya, bisa berbagi tempat pelatihannya, mungkin ada pembaca yang juga berminat belajar.
Jawab : Awalnya saya mengikuti kursus polymer clay di Bluberry, Kemang. Kemudian untuk memperlajari tehnik-tehnik lain, saya juga sempat belajar di Tinkle Art Room di Singapura .



7. Selain kerajinan, adakah kegiatan lain yang anda tekuni ?
Jawab : Sampai saat ini saya hanya mengisi waktu luang saya dengan hobby saya seperti polymerclay, scrapbook dan menggambar.



8. Hobi anda yang lain?
Jawab : Polymerclay, Scrapbook, Menggambar.



9. Bisa berbagi tips khususnya tentang kerajinan/polymerclay khususnya pada para pembaca/pengunjung blog ini?
Jawab : Saya menulis di beberapa blog mengenai polymer clay bisa dilihat di :
a. http://vaneeth.multiply.com/
b. http://anitaabdulkadir.blogspot.com/

Sunday, October 4, 2009

Membuat Kartu Sederhana

by:
Hany Von Gillern


Bagi yang belum pernah sama sekali membuat kartu "homemade" , mudah-mudahan postingan ini bermanfaat.

Bahan :


Alat-alat :




Tambahan untuk alat yang saya pakai yang tidak terlihat di foto/gambar adalah : pensil warna dan sticky foam, serta alas untuk memotong kertas/telenan.

Instruksi :

1. Siapkan bahan. Potong kertas coklat tua seukuran kartu yang kita inginkan.
2.Potong kertas oranye kira-kira 1/3 dari kertas coklat tua (Saya pilih warna yang umum dipakai untuk musim gugur), potong dengan gunting gerigi bentuk scallop (gunting berwarna hijau) dan bolongi dengan pembolong kertas (benda berwarna silver). Kemudian dengan memakai tape runner ( benda berwarna ungu pada gambar), rempel pada bagian sisi kiri kertas coklat tua.
3. Stempel gambar yang kita inginkan pada selembar kertas lain, kira-kira seukuran 10 x 8 cm, kemudian potong mengikuti bentuk gambar dan warnai (saya memakai pensil warna yang bisa dipulas dengan air).
4. Tempel sticky foam pada bagian belakang gambar dan tempelkan pada bagian yang kita inginkan. Gambar ini yang saya inginkan sebagai sorotan yang saya tempatnya pada bagian bawah kartu. Titik sorotan ini bisa juga ditengah.
5. Selesai sudah dan kartu siap digunakan.

TIPS

Untuk memilih warna, cara yang paling mudah adalah seperti kita memadu-madan pakaian, misalnya untuk baju atasan berwarna lebih dari satu atau dua warna, bisa dipiliha salah satu untuk paduan baju bawahannya. Atau multi warna, bisa dipiliha warna yang paling dominan dari kombinasi warna-warna tersebut.
Namun trend terakhir, paduan warna yang berkesan tabrakan satu sama lain juga banyak disuka, misalnya : biru dan hijau, merah dan oranye, coklat tua dan merah muda.

Give Away!!!

Bagi yang ingin mencoba membuat kartu "homemade" dan belum punya stempel, saya akan membagikan beberapa gambar hasil stempel seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini. Siapa saja yang berminat silahkan menulis pada kolom komentar kesan anda tentang blog ini dan juga masukan. Jika ada lebih satu satu peminat, saya akan undi nama yang masuk/menulis pesan. Pemenang akan saya umumkan kemudian.

Wednesday, September 30, 2009

Dwita Siregar (Orang-orang Kreatif)

Tulisan ini akan mengawali kumpulan tulisan yang saya sebut "Orang-orang Kreatif". Saya mulai dari teman yang punya kegiatan seabreg.
Silahkan tulisan komentar anda di kolom komentar dan terima kasih sudah meluangkan waktu mengunjungi blog ini.
Selamat membaca

oleh :

Hany Von Gillern

***

Dengan keberadaan internet, memudahkan saya untuk bertemu dan berkenalan dengan para pencinta kerajinan dari berbagai penjuru jagat. Salah satunya adalah seorang teman yang belum pernah saya temui didunia nyata, tapi saya telah banyak melihat hasil karyanya dari site beliau. Dwita Siregar namanya, sosok yang saya kagumi baik karya-karya dan kegiatan beliau dibidang kerajinan yang sangat banyak. Kemudian terlintas untuk menulis tentang beliau dan berbaginya dengan anda semua. Ini hasil obrolan kami yang kami lakukan per email.

Foto-foto : diambil dari site Dwita atas ijin beliau

1. Kalau anda sedia, bisa menceritakan sedikit tentang diri anda?
Jawab: Tentang apanya nih? Nama udah tahu ya... Umur 42 th. Married, anak 3 cewek semua. Background kuliah di D3 Sekretaris LPK Tarakanita dan S1 Jurusan Bhs Inggris IKIP Jakarta (UNJ).



2. Kapan ada mulai tertarik untuk menekuni kerajinan?
Sejak SMP



3. Selama ini saya mengenal anda sebagai seseorang banyak berkecimpung dunia kerajinan kertas, apakah anda juga menekuni jenis kerajinan lain?
Paiting n sewing.



3. Apakah anda mengikuti pelatihan khusus ketika memutuskan untuk memulai kegiatan ini atau ketrampilan ini anda pelajari secara otodidak?
Semua belajar sendiri. Mo kursus, kebanyakan harga kursus ngga terjangkau (dulu, maksudnya). Jadi, karena senang beli buku craft, dan sekarang ikut beberapa grup craft dan sering lihat video craft di youtube, akhirnya jadi bisa sendiri utk berbagai macam craft.



4. Selain kerajinan, adakah kegiatan lain yang anda tekuni?
Mengajar bahasa inggris privat utk anak SD kls 3 n 4 dan siaran mengajar bahasa inggris di radio lokal, serta beberapa kegiatan sosial lainnya (church, etc). Starting Feb 2009, aku jadi narasumber Erlangga untuk mengajar Crafts (keliling Jawa). Tapi, waktuku lebih banyak digunakan untuk bersama-sama anak-anakku, menemani mereka ngobrol, menemani mengerjakan tugas sekolah, mengantar dan menjemput si kecil ke sekolahnya (baru 2 thn sih), and menemani suamiku breakfast, lunch n dinner. hahahaha, dia gak bisa dilupakan deh... (penyandang dana sih...)



5. Saya pernah membaca di blog anda tentang galeri dan pelatihan kerajinan yang anda kelola, bisa diceritakan tentang hal ini?
Galeri ini dimulai sejak di Balikpapan, thn 2002. Waktu itu masih di ruang tamu di rumah dinas. Dengan dana yg ada (Rp. 300.000), mulai deh beli-beli kertas secara online. Lalu kerajinan kurumie sempat booming di tahun 2003-2005 di sana. Penjualan luar biasa. Pemesanan juga banyak. Saat itu masih menjadi dosen (& Direktur) di ABA Balikpapan. Dan saat yg sama pula, aku aktif di organisasi wanita di kantor suamiku. Konsen ke craft agak terbagi.
Pindah ke Cirebon, tidak terikat mengajar di institusi. Mulai merintis lagi (menambah barang) dan banyak membuat craft. Juga mulai ikut pameran di Jakarta seperti Nova Fair dan Inacraft.
Thn 2007, baru deh mampu membeli rumah kecil, yg sekarang jadi galeri miniiiiiiii banget. At least lumayan cozy buat aku bikin-bikin craft deh. Kucuran dana, ada sebagian dari Charles, suamiku, yg kasihan ngelihat galeriku masih agak kosong. Perlengkapan galeri seperti meja, kursi, rak, semuanya dari dia. Mestinya dia jadi business partner ya, Han...
Awal Februari 2009, baru deh bisa beneran punya asisten, 2 orang. Walaupun mereka tidak pakar craft, tapi, mereka bersedia duduk lama bikin-bikin yg aku suruh. hehehe...
Galeriku menjual berbagai pernik utk craft, menjual kit kursus craft. Maunya bikin kayak Michaels or Hobby Lobby deh. Kalau kursus craft yg sering aku datangi, harganya mahal, dan selalu ada bahan craft yg tersisa yg akhirnya kalau sudah sampai rumah, malah ngga dibikin. Jadi, di galeriku, aku menjual kit yg tidak mahal, dan sekali bikin langsung jadi, tak ada sisa bahan, tapi, bisa bawa pulang pola dan teorinya. Yg pasti, tidak mahal seperti di tempat lain. Dijamin....hehe...



6. Hobi anda?
Jalan ke toko buku, toko kertas dan toko craft, ngumpulin buku craft, kertas, alat craft dari mana saja, travelling and swimming.



7. Bisa berbbagi tips khsusnya tentang kerajinan pada para pembaca/pengunjung blog ini?
Untuk mengerjakan craft, diperlukan tangan yg trampil. Namun yg terpenting adalah, mengerjakannya dengan hati. Karena segala sesuatu terpancar dari hati.... Hal lainnya, tetaplah persistent dengan craft yg ditekuni. Have a big heart...., supaya bisa "legowo" saat kritik datang, saat karya kita diakui org lain, saat stormy weather comes deh...


Anda juga bisa mengunjungi site beliau di :
www.withhandsandheart.biz.ly
www.kartucantik.multiply.com.