Welcome!!!

Hi everyone,

Welcome to my blog. I am not an artist or expert of crafts, but just a simple and an ordinary woman who loves crafts and crafting. Enjoy your visit and let us share ideas. Crafting is fun when we do it together with RESPECT AND TOLERANCE.

Happy crafting
Hany Von G
Showing posts with label Toko. Show all posts
Showing posts with label Toko. Show all posts

Sunday, September 24, 2017

Toko Sashiko di Takayama, Jepang

Secara tidak sengaja, saya melihat toko ini di kompleks perumahan kuno di kota Takayama, Jepang. Gang atau lorong dimana toko ini terletak sangat sepi pengunjung di banding gang sebelahnya yang padat sekali. 

Sebagai ilustrasi, kompleks perumahan kuno di Takayama ini menjadi salah satu tujuan wisata dan atraksi turis karena keberadaan rumah-rumah tersebut. Karenanya banyak rumah-rumah yang kemudian dialaihkan fungsinya oleh pemiliknya atau mempunyai fungsi ganda sebagai toko atau mungkin juga di sewekan pada pedagang. Kalau tiak salah ingat, ada tiga gang yang di dalamnya berdiri rumah-rumah tua khas Jepang. Dua gang selalu padat oleh pengunjung karena keberadaan toko-toko ini. Mungkin juga sebaliknya, mereka membuka usaha karena banyaknya pengunjung, entahlah saya juga kurang tahu tentang hal itu. kalau di lihat bentuk fisik bangunannya sih tidak ada beda antara gang tersebut. 

Karena sepi itulah, saya dan suami memutuskan untuk menyusur gang ke tiga. Tampak sepi dan lengang. Setengah perjalanan sepanjang gang, tampaklah toko Sashiko ini. Tak ada pengunjung lain selain kami. Tokonya lebih besar di banding toko lain di gang ramai. Semuanya tentang kain, benang, alat-alat jahit dan Sashiko. Barang yang terpampang sebagai dagangan memang sudah tampak agak kusam dan tua, mungkin karena sepi. Waktu saya masuk, ada seorang wanita muda berpakain tradisional Jepang keluar dari toko. Mungkin dia pemiliknya, entahlah saya tidak sempat ngobrol dengannya. Diapun membiarkan saya keliling dan melihat-lihat isi toko tanpa berusaha menawarkan barang dagangannya. Hany seuntai senyum manis yang di tawarkannya. 

Sayang sekali toko itu tersembunyi dari keramaian, padahal banyak yang di tawarkannya terutama untuk mereka penyuka kerajinan. Selain menjual bahan dan barang jadi, mungkin pula mereka menawarkan kursus membuat sashiko. 

Jika teman-teman berkesempatan mengunjungi Jepang khususnya Takayama, sempatkan ke kompleks perumahan tua ini dan mampirlah ke toko ini.






***
Be creative, be yourself and the satisfaction is there for you
Happy crafting
Hany Von G Soewito

Saturday, August 18, 2012

Pembeli pertama

Di cerita tentang Saya dan Blog ini, saya ceritakan bagaimana perjalanan saya menyusuri jalan-jalan dunia kerajinan, sampai akhirnya memutuskan menjual hasil kreasi saya. 
Pemilik toko inilah yang memberi saya kesempatan pertama pada saya untuk mengkomersialkan hasil kreasi saya. Nama tokonya Traditional Gifts, salah satu toko cendera mata di kota saya. Toko ini terletak di jl. Washington disebelah utara plaza kecil. Pemiliknya bernama Judy Putnam. 


Disana dijual berbagai macam produk cenderamata seperti lilin aromatik (Yankee Candles), aneka pecah belah lukis serta perlengkapan dapur. 



Yang dia beli dan saya kemudian dijualnya kembali adalah : magnet kulkas berbentuk kepala binatang, topiari kembang kertas, tempat lilin hias dan botol bentuk hati hias. barang-barang tersebut hasil proses belajar sendiri dengan polymerclay pada jamab baheula.



Toko itu masih ada sampai sekarang, tapi saya sudah tidak menjual hasil kerajinan saya di sana lagi. 

***
Be creative, be yourself and the satisfaction is there for you
Happy crafting everyone
Hany Von Gillern
***


Thursday, October 6, 2011

Toko quilting dan cendera mata

Dijalan yang sama dengan lokasi pameran kerajinan musim gugur 2011 seperti yang saya ceritakan di postingan sebelumnya, ada toko khusus quilting Country Treasures. Dekorasi luar toko tersebut saja sudah mampu mengundang saya untuk selalu mendekat. Dibagian ini ditawarkan kain-kain fat quarters yang di pajang di dalam sebuah bak seng. 



Sebelumnya saya sudah beberapa kali masuk ke dalam toko ini, tapi saya belum pernah menjelajah seluruh isi toko ini. Di salah satu ruang tertulis "Kain tersedia di ruang kelas" dan ketika saya melongok kedalam ruangan tersebut, itu hanya permulaan dari ruang kelas dan ada seseorang yang sedang memotong kain. Saya bertanya boleh atau tidak saya masuk ke ruang tersebut. Dengan ramah ibu tersebut mempersilahkan saya masuk dan memberi tahu bahwa koleksi kain juga ada di lantai atas. Wah ... saya juga baru tahu bahwa ada lantai atas toko tersebut. Segera saja saya mulai penjelajahan saya. Setiap ruang dalam toko tersebut dipenuhi segala jenis kain, dimana-mana yang terlihat hanya kain, bagai tenggelam dalam lautan kain yang membuat mata saya terbelalak lebar. Sayang sekali, pengunjung dan calon pembeli tidak diijinkan memotret. Untuk kain motif buah-buahan sebanyak satu kloset sendiri. Ruang ini bersebelahan dengan ruang utama dimana kasir berada. Sebelumnya saya juga bingung menentukan kreasi yang dapat dibuat dengan kain motif buah dan sayuran. Disana ditunjukkan bahwa motif-motif tersebut bisa dipakai untuk membuat alas makan misalnya. Naik ke lantai atas, saya melihat mesin quilting pro ini ... (saya curi-curi moto mesinnya ... hehehe ...)


Tak jauh dari jalan di pusat kota Chester, terdapat toko cendera mata yang terletak dijalan araya yang biasa dilalui para turis yang datang untuk melihat foliage disusul turis yang datang untuk bermain ski di musim dingin. Dekorasi luar toko ini juag sangat menarik, membuat orang-orang yang lalu lalang dijalan tersebut untuk berhenti. 








Mungkin cara dua toko yang saya ceritakan di atas dalam mendekorasi bisa menjadi inspirasi bagi  para pedagang kita di Indonesia untuk melakukan hal yang sama dalam usaha menarik perhatian pengunjung untuk singgah di toko kita. Tapi bisakah dilaksanakan tanpa ada rasa khawatir barangnya hilang????? ..... Tentu saja saya tidak tahu jawabnya ....
***
Be creative, be yourself  and the satisfaction is there for you
Happy crafting
Hany Von Gillern
***

Wednesday, August 31, 2011

The Gallery

Bulan Juli lalu, saya berkunjung ke beberapa kota di pulau Jawa, salah satunya Cirebon. Tujuan utama saya ke sana adalah mengunjungi teman saya, crafter handal yang spesialisasinya adalah paper crafts. Profilenya sudah pernah saya muat di sini di segmen orang-orang kreatif. Dialah yang pertama saya tampilkan. Namanya : Dwita Siregar.
Ketika Dwita secara official mengumumkan tentang gallery craftsnya, saya sudah bertekad untuk datang dan melihatnya secara langsung, selain tentu saja untuk mengenal Dwita in person. Tapi niat saya terhenti setelah ternyata saya sakit selama acara mudik saya sebelumnya. 
Hari kedua kami di Cirebon, setelah acara jalan-jalan sepanjang hari, akhirnya sampai juga kami ke acara yang saya tunggu-tunggu, berkunjung ke The Gallery
The gallery adalah paviliun rumah keluarga Dwita yang terletak dibagian sebelah kiri rumah induk. Studio yang terdiri dari 2 ruangan ini lumayan luas dengan langit-langit tinggi, cocok untuk iklim di kota Cirebon yang panas. Ruangan terbesar adalah ruang pamer utama dengan segala pernak pernik kerajinan koleksi sang crafter, di lengkapi dengan meja kursi di bagian tengah ruangan berfungsi ganda sebagai tempat duduk untuk pengunjung/konsumen dan tempat belajar bagi siswa-siswa kerajinan Dwita.


Apa yang terpajang dan tersedia di gallery
Segalam macam perlengkapan kerajinan terutama kerajinan kertas, termasuk didalamnya buku-buku kerajinan baik lokal maupun luar negri, kertas-kertas karton (cardstock), pemotong kertas bermotif (puncher), kits untuk membuat paper tole, hasil kreasi Dwita dan juga karya-karya teman-teman crafters lainnya. Di gallery ini juga tersedia die cuts kertas untuk membuat embellishments pada handmade cards. Dwita punya tidak hanya 1 die cut dan embossing machine, tapi 2 dan satu  lagi yang sedang di pesan saat itu (sekarang pasti sudah ada) dengan banyak sekali ragam motifnya. Untuk pemula, Dwita juga menyediakan handmade card kits untuk yang tertarik belajar membuat kartu sendiri. Kits ini sangat membantu untuk pemula dan juga bermanfaat untuk yang sudah berpengalaman jika punya alat yang terbatas.





















Di ruang kedua yang merupakan ruang kerja Dwita, saya diperlihatkan koleksi kertas yang tertata rapi dan juga stempel. Sekedar informasi saja, ketika saya ungkapkan tentang merek wood blocks yang sekarang merupakan barang langka dan mahal sekali hargnanya, yaitu PSX collections, diluar dugaan Dwita juga punya. Bagi saya ini luar biasa. Ini yang saya sebut pencinta kerajinan sejati :) Bukan jumlah koleksinya, tapi niat, waktu dan usaha yang dicurahkan untuk terus menambah wawasan dan ilmu dengan cara mengikuti terus perkembangan bidangnya termasuk didalamnya meng- update alat-alat yang dibutuhkan. It is not just a hobby, it's a passion!!!
Satu lagi yang menurut saya makin mengukuhkan keberadaannya sebagai salah satu crafter handal Indonesia, dia adalah nara sumber penerbit Erlangga. Dengan posisinya ini dia sudah berkeliling Indonesia mengajarkan kerajinan pada para guru. 
Sebagai seorang pribadi Dwita adalah seorang yang sangat menyenangkan, pekerja keras dan baik hati. Saya nggak ngecap karena saya termasuk salah satu yang pelit ngasih pujian. Salah satunya, sejak dulu dia memberi kesempatan pada crafters lain untuk bergabung dengannya di Inacraft (ternyata mahal ya harga mejanya), juga saya lihat banyak barang titipan teman-teman di gallerynya, juga tidak pelit berbagi ilmu dan informasi seputar duani kerajinan.


Catatan terakhir saya tentang kunjungan tersebut dan yang tak kalah mengesankan, kami sempat diundang untuk siaran program belajar bahasa inggris di sebuah radio FM di Cirebon dimana Dwita adalah pengajar tetapnya. Hebat ya crafter satu ini ....

Bagi yang berdomisili di Cirebon dan sekitarnya dan tertarik untuk tahu lebih banyak tentang  Gallery, alamatnya adalah :
Jl. Saleh Gg. Mulia III/97 D
Cirebon 45121
atau bisa menghubungi Dwita di facebook :

http://www.facebook.com/craftycrafts

***
Be creative, be yourself and the satisfaction is there for you
Hany Von Gillern

***


Monday, May 16, 2011

New England Fabrics

Hari Sabtu kemarin Ayu, ngajak kumpul-kumpul, masak dan makan di rumahnya seperti biasa karena kami dari Indonesia cuman 4 orang di daerah sini. Di kota tempat tinggal Ayu, Keene, banyak toko kerajinan karena kota ini merupakan ujung selatan negara bagian  dimana kami tinggal. Salah satunya toko kain New England fabrics.

Kemarin kali pertama saya mengunjungi toko itu, sebelumnya saya belum pernah dengar namanya, kecuali sekali Ayu menyebutnya, tapi tidak terlalu saya perhatikan. Ternyata toko ini sangat menarik bagi saya. Berbeda dengan toko kerajinan besar lainnya,  toko ini mengkhususkan diri pada penjualan kain dan segala sesuatu yang berhubungan kerajinan jahit menjahit, termasuk keperluan quilting.

Kain-kain fat quarters

Kain motif Jepang

Renda

Renda

Kancing

Tokonya lumayan besar, karena baru pertama kali, saya seperti berjalan di suatu labirin, agak bingung. Dua pojok ini yang sempat membuat saya bingung, benang-benang rajut dan koleksi bahan dan vitrage siap pakai.



Satu kelemahan toko ini, inventarisasinya belum sepenuhnya komputerisasi, jika perlu untuk mengecek suatu item menjadi tergantung pada memori pegawainya. Seperti kejadian yang saya alami, di salah satu pojok bangunan toko didedikasikan untuk barang-barang yang sedang di diskon. 

Pojok diskon

Di papan pengumumannya jelas-jelas tertulis, item berharga normal $ 8.50 menjadi hanya $ 3.99 - $ 5.99 per yard. Ada beberapa motif kain yang menarik saya termasuk motif bunga mawar, tapi saya kurang tertarik benar untuk membelinya karena saya ingin membeli kain-kain koleksi musim panas dengan motif buah-buahan yang sangat menarik. 

Ini kain-kain yang sangat menarik perhatian saya

Tapi suami saya meyakinkan bahwa itu memang benar-benar diskon. Saya berusaha menahan diri untuk tidak lapar mata karena sebelumnya saya sudah belanja di toko yang lain. Tapi akhirnya saya putuskan untuk membeli  kain-kain itu. Dikasir, setelah di total, saya agak kaget karena tertulis harga regulernya. Saya tanya pada pegawai toko, katanya memang benar itu harga diskon. Saya tetap kurang yakin dan mengganjal sampai rumah. Setelah coba menulis email yang ternyata salah ketik alamatnya sehingga tidak terkirim, kami memutuskan untuk telpon. Kebetulan suami saya tinggal dirumah sebentar setelah mengantar saya ke rumah sakit untuk suatu janji dengan dokter saya. Dia jelaskan apa yang terjadi pada menejer/pemilik toko, kami bilang ada foto kain dan resinya yang bisa kami kirim kembali per email. Saya segera dapat balasan dari pemilik toko tersebut dan mengatakan bahwa item tersebut tidak diskon, tapi kesalahan mereka meletakkan barang itu di pojok diskon. Pemilik toko meminta maaf atas kelalaian mereka dan menawarkan mengembalikan kelebihan uang kami atau voucher belanja di toko sebesar $ 10 dan berharap agar kami tidak kapok belanja di tokonya lagi. Begitu pelayanan model Amerika, slogan pembeli adalah raja memang benar-benar dipraktekkan. Sesuai janji saya pada pemilik toko, kami akan datang lagi untuk membelajakan vouchernya.

***

Be creative, be yourself and the satisfaction is there for you
Happy crafting everyone
Hany Von Gillern
***

Wednesday, March 2, 2011

AC Moore (Toko Bahan Kerajinan)

Sudah masuk bulan ketiga di tahun 2011 ini, tak terasa waktu berjalan begitu cepat. Sebenarnya saya ingin membuat dan menulis tutorial lagi untuk bulan ini, tapi pesanan yang datang secara beruntun sejak beberapa hari ini di toko Etsy saya, memaksa saya untuk menunda keinginan itu.

Tapi ada hal lain yang saya pikir menarik untuk saya bagi dengan anda semua, yaitu cerita tentang toko-toko bahan kerajinan dan souvenir karena saya hobi sekali mengunjungi toko-toko seperti ini. Bagi saya berkunjung ke toko bahan kerajinan dan souvenir menjadi semacam rekreasi yang sangat mengasyikan dan sangat saya nikmati.
Selanjutnya tulisan tentang toko-toko ini akan saya masukkan dalam kategori tersendiri yang bisa anda temukan di side bar. Toko pertama yang akan saya ceritakan adalah toko bahan kerajinan AC Moore.



Di state dimana kami tinggal, New Hampshire, hanya ada satu toko AC Moore yang berlokasi di kota terbesar di NH yaitu Manchester, tepatnya di salah satu toko di mall New Hampshire. Sesuai dengan kategorinya, toko ini khusus menjual segala macam bahan kerajinan, apa saja, mulai dari bahan-bahan untuk scrapbooking sampai supply untuk para penggemar miniatur/dollhouse. Akhirnya saya tahu juga bahwa toko ini relatif lebih murah dibanding toko kerajinan sejenis yang akan saya ceritakan selanjutnya. Berikut adalah foto-foto tentang toko ini.


Lorong-lorong dengan lemari-lemari pajangan

Segala macam stempel


Untuk penggemar rangkaian bunga

Segala macam manik-manik untuk membuat perhiasan


Kerajinan berbahan dasar kayu

Untuk penggila miniatur dan dollhouse

Tempat untuk mencari berbagai macam cat

Pita-pita yang indah

Berbagai bentuk vas bunga

Krans dari ranting kayu

Hany Von Gillern
***