Welcome!!!

Hi everyone,

Welcome to my blog. I am not an artist or expert of crafts, but just a simple and an ordinary woman who loves crafts and crafting. Enjoy your visit and let us share ideas. Crafting is fun when we do it together with RESPECT AND TOLERANCE.

Happy crafting
Hany Von G

Monday, October 28, 2013

Tag Sederhana


Rangkain holiday seasons (Halloween, Thanks Giving dan Christmas) sudah semakin dekat, diawali dengan perayaan Halloween yang sangat dinanti anak-anak. Di sekolah tempat saya sekarang bekerja, terutama guru di tk dimana saya bekerja sama dengannya, sudah memberitahu saya bahwa dia akan mendekorasi lagi kelas kami seperti tahun-tahun sebelumnya. Saya juga usul apakah boleh memberi seuatu buat anak-anak. Dia setuju dengan usul saya. Dia agak ragu apakah saya bias menyelesaikannya tepat waktu karena perayaan Halloween jatuh pada tanggal 30 Oktober. Saya bilang in syaa Allah bias saya selesaikan.
Jadi hari Minggu kemarin saya kebut untuk menyelesaikannya. Awalnya saya hanya akan membuat magnet berhias ayam kalkun yang saya buat dari bahan felt (tutorial cara membuat magnetnya menyusul). Saya cari ide bagaimana supaya magnet sebagai hadiah utamanya tidak rusak ketika dimasukkan ke dalam tas ransel anak-anak. Solusinya si jepit di jepitkan ke kertas karton. Dan ide berkembang ketika saya lihat gak menarik sama sekali kalau cuman kertas karton polos dan menyelesaikannya, sampai akhirnyaterpikir untuk membuat untuk membuat tag ini. Saya memutuskan untuk menghiasnya dengan pohon dengan inisial nama anak-anak. Hiasan pohonnya sebenarnya pengulangan dari kreasi saya sebelumnya untuk kartu timbul.

Itu cerita dibalik pembuatan tag-tag tersebut diatas.

***
Be creative, be yourself and the satisfaction is there for you
Happy crafting everyone
Hany Von G Soewito
***

Sunday, October 20, 2013

Sepintas tentang polymerclay

Di sisi kanan halaman blog ini ada bagian Label dan salah satunya adalah tentang polymerclay. Jika teman-teman klik bagian tersebut akan tampak postingan-postingan saya tentang polymerclay. Selama ini saya hanya menampilkan hasil kreasi saya dari bahan polymerclay ini.
Saya pikir ada baiknya kalau bahan utama tersebut saya ceritakan sedikit.

Seperti yang telah teman-teman ketahui, ada bermacam-macam clay tergantung bahan pembuatnya. Di Indonesia beberapa crafters kreatif telah menciptakan clay berbahan baku tepung.
Saya sendiri lebih banyak dan sebenarnya belum pernah mencoba jenis clay lain selain polymerclay ini. Alasan saya :
1. Mudah didapat
Di setiap toko-toko bahan kerajinan besar seperti Jo-Ann and Michael's yang banyak tersebar di mana-mana di negara ini, selalu tersedia Polymerclay ini.

2. Harga terjangkau
Disini, harga jual satuan polymerclay sekitar $2.50 bahkan kalau sedang ada potongan harga bisa separuhnya (Di Indonesia biasanya dijual dengan ukuran lebih kecil/dipotong-potong lebih kecil sehingga harga lebih terjangkau. Faktanya memang agak susah mendapatkan Polymerclay ini di Indonesia, seperti pengakuan beberapa teman)

3. Mudah digunakan
Kecepatan tangan saya bekerja masih rendah dan polymerclay ini tidak akan mengering sebelum dipanggang/bakar/di oven. Berbeda dengan clay jenis air dry yang akan segera mengering oleh angin.

Fimo dan Sculpey adalah 2 merek dagang polymerclay yang paling banyak dan mudah didapat. Fimo adalah produk Jerman, sedangkan Sculpey adalah produk lokal Amerika. Masih ada merek-merek lain seperti Zernit (New Zealand) dan Kato (Donna Kato adalah designer dan artis polymerclay kondang yang kemudian memproduksi clay sendiri)
Mungkin karena produk lokal, Sculpey cenderung lebih murah daripada Fimo. Tapi saya lebih suka Fimo karena menurut saya teksturnya lebih halus dan lembut. Sementara sculpey gampang mengeras dan pecah-pecah jika terlalu lama disimpan. Namun itu tidak berarti tidak bisa digunakan lagi, masih bisa cuman perlu waktu untuk melemaskannya kembali sebelum digunakan. Sculpey juga dijual dalam kemasan color sample dengan ukuran lebih kecil seperti foto 3.




Cara menggunakan polymerclay ini harus dilemaskan dulu sebelumnya digunakan. Ambil sebanyak yang kita perlukan, remas-remas beberapa saat sampai lunak. Beberapa orang melakukannya dengan cara di kempit diketiak atau paha dan betis (bagian-bagian tubuh ini kan lebih hangat, sehingga mempercepat proses pelunakan polymerclay) sehingga polymerclay melunak, kemudian di remas sedikit.
Jika ada mesin penggiling mie (pasta machine) juga bisa digunakan. Caranya, ambil polymerclay, tipiskan sedikit, kemudian giling dengan mesinnya berulang-ulang, paling sedikit 32 kali. Pastikan bahwa mesinnya bersih sebelum dipakai untuk menggiling, karena polymerclay sangat mudah menjadi kotor terutama jika menggunkan warna-warna muda seperti merah muda, kuning, putih.
mesin ini juga bisa digunakan untuk mencampur warna polymerclay yang berbeda.


Atau menggunakan penggiling manual seperti alat penggiling adonan kue tapi ukurannya lebih kecil dengan bahan yang berbeda pula. Alat ini disebut acrylic rod/roller.


Saya menggunakan tegel sebagai alas jika bekerja dengan polymerclay ini. Alas seperti ini sangat enak, tidak gampang berubah karena berat dan permukaannya datar serta halus.


Seperti saya sebutkan sebelumnya, kreasi polymerclay kita tidak akan mengeras sebelum dipanggang/dibakar. Untuk memanggangnya digunakan oven. Bisa digunakan oven dapur biasa atau toaster oven. Saya memakai toaster oven untuk memanggang polymerclay dan oven ini hanya saya gunakan untuk polymerclay dan tidak saya campur dengan penggunakan dapur lainnya untuk mencegah keracunan. Demikian juga dengan oven dapur biasa, sebaiknya tidak dipakai untuk memanggang polymerclay. Gunakan oven yang peruntukkan khusus untuk polymerclay. Waktu pemanggangan berbeda untuk tiap-tiap merek polymerclay, tapi di kemasan masing - masing produk disebutkan suhu dan lama pemanggangannya.


Setelah dipakai dan ternyata ada sisa, saya menyimpan polymerclay saya di kantong -kantong plastik Ziploc ukuran kecil kemudian saya simpan di laci.


Demikian juga untuk polymerclay yang belum saya gunakan, saya simpang di laci yang sama.


****
Be creative, be yourself and the satisfaction is there for you
Happy crafting everyobe
Hany Von G Soewito
***

Friday, October 11, 2013

Membuat kartu timbul ( pop-up )


Ayo kita belajar membuat kartu timbul ( pop-up ) sederhana. Kartu yang saya buat ini bertema musim gugur. Tapi kalau teman-teman juga ingin membuat dan mencoba kartu berbentuk timbul seperti ini, bias dengan teman lain, misalnya kebun bunga, rangkaian cupcakes dll.

***
 
 
Alat dan bahan :
mangkuk dengan 2 ukuran berbeda sebagai cetakan
kertas karton berwarna coklat
kertas bermotif
pemotong kertas bermotif
gunting gerigi
gunting polos
pensil
lem (tape runner)
 

Cara membuat :

Dengan mangkuk, potong kertas polos coklat untuk ukuran yang lebih kecil
(bagian dalam) dan kertas bermotif untuk ukuran besar (bagian luar)

 Lipat menjadi dua untuk tanda

 Potong 2 garis dibagian dalam, kemudian dibagian atasnya garis lagi dengan pensil
tumpul dan kalau punya creaser/bone folder buat garis tapi tidak terpotong
 
 Gunakan bagian yang tidak ada tanda pensil sebagai bagian yang akan kita jadikan
sebagai bagian bagusnya. Lipat sehingga menjadi bentuk seperti foto

Dengan sisa-sisa kertas, buat hiasan bentuk pohon. Gunakan penotong kertas bermotif bunga untuk membuat daun pohon dengan warna yang berbeda. Potong kertas coklat polos untuk batangnya

 

 
Tempel kertas karton coklat polos yang sudah ditekuk pada kertas bermotif yang berukuran lebih besar hanya pada bagian pinggirnya saja supaya bagian tengahnya mudah ditekuk.
Jadilah kartu timbul  ( pop-up  ) kita yang bertema musim gugur.

 Tampak dari pinggir

Tampak bagian depan dengan kertas bermotif
 
***
Be creative, be yourself and the satisfaction is there for you
Happy crafting everyone
Hany Von G Soewito
 
 
 

Monday, August 19, 2013

Summer In The Paddock

Ini adalah sebuah event yang di selenggarakan oleh Charlestown Congregational Church untuk menggalang dana untuk gereja tersebut. Event ini adalah pasar bersama antara petani ( farmers), pedagang makanan industri rumahan (homemade food vendors), pekerja kerajinan (crafters) dan seniman (artists). Ini juga merupakan realisasi dari diskusi saya dan Terri, salah satu aktivis gereja tersebut, selama beberapa kali.

Pasar ini di laksanakan setiap hari sabtu mulai jam 9 - 1 siang. Tapi para pedagang bisa mulai menyiapkan meja dan dagangan sejak jam 7 pagi. Mereka  tidak boleh tutup sebelum jam 1 siang. Hari pasar dimulai sejak tanggal 3 Agustus 2013 - 19 Oktober 2013, jadi ada 12 Sabtu.
Saya ikut di hari pertama pasar yaitu pada tanggal 3 Agustus 2013. Tidak banyak yang hadir (mendaftar) untuk berjualan pada hari itu, hanya ada 5 tenda/meja termasuk saya. Tapi ternyata cukup menyenangkan juga bisa keluar lagi dan memajang hasil kreasi saya untuk di jual.

Kendala buat saya adalah standar harga yang sangat rendah dibanding harga yang biasa saya tetapkan untuk produk saya yang saya jual secara online walau sebenarnya banyak peminat yang ingin membeli bantalan jarum dan jepit rambut yang saya buat. Saya juga membawa hasil quilting saya yang saya pikir hanya sebagai pajangan saja karena sebenarnya saya tidak punya cukup  barang untuk dipajang. Ternyata ada salah satu pengunjung yang sangat berminat untuk membelinya, tapi sayang sekali kami tidak punya kesepakatan harga :( Tidak apa-apa bukan rejeki kami berdua :)
Saya cukup puas ada satu bantalan jarum yang terjual bersama dengan 3 buah boneka angel kawat.
Sabtu kemarin saya sekedar berkunjung kesana dan saya sempatkan berbincang-bincang dengan salah satu penjual perhiasan yang juga menjual produk yang serupa dengan punya saya. Ternyata harga yang dia patok untuk produknya hanya separuh dari harga yang saya patok. Itulah yang menjawab pertanyaan saya kenapa banyak sekali yang terjual. Itu membuat saya berpikir, berapa yang dia dapat jika dijual dengan harga yang begitu murah ??? Mungkin baginya hanya sekedar bersenang-senang saja tanpa memikirkan untung. Entahlah ....






 
***
Be creative, be yourself and the satisfaction is there for you
Happy crafting everyone
Hany Von G Soewito
***

Thursday, August 1, 2013

Membuat kancing bungkus

 
 
Dengan membuat kancing bungkus sendiri, kita bias memilih motif kain yang kita suka sebagai bungkus kainnya. Seperti ini caranya.
 
***
 
 Bahan dan alat
 
 Kancing dan alat membuatnya, biasa dijual sebagai kit/paket
 
 kancing dan tutupnya
 
 Cetakan
 
 Potong kain berbentuk bundar dengan ukuran tergantung besar kancing
potong sehinnga ada sisa kain yang bias ditekuk ke dalam
 
 Cetakan, kancing dan kain pembungkus
 
 Letakkan kain di dalam cetakan, masukkan kancing
 
 Masukkan sisa kain kedalam
 
 Tututp dengan bagian belakang kancing
 
 Tekan lagi engan cetakan penekan sehingga kuat
 
Jadilah kancing bungkus
 
 
***
Be creative, be yourself and the satisfaction is there for you
Happy crafting everyone
Hany Von G Soewito

Sunday, July 14, 2013

Ngintip hadiah "bagi-bagi hadiah kemarin" yuk ...

Bulan Ramadhan selain bulan bulan ampunan dan penyucian dari dosa-dosa, juga bulan penuh berkah. Saya baru dapat email dari Garage Sale memberi kabar bahwa hadiah yang akan dikirim kepada pemanang acara Bagi-bagi Hadiah kemarin ternyata tidak hanya selembar kain panel local, tapi ada tambahan berbagai macam pernak pernik bahan kerajinan lainnya. Wah .... berlimpah benar ya berkah Allah SWT kepada para pemenang. Dan tidak hanya pemberitahuan, tapi saya juga diijnkan untuk ngintip dan sekalian ngajak teman-teman pembaca juga ngintip isi goodie bags yang akan diterima mbak Susi dari Kawakib craft dan mbak Lidya. Mau tau?????

Ini dia nih :

 Hadiah buat mbak Susi
 
 
Hadiah buat mbak Lidya
 
Tambahan hadiahnya ternyata lumayan banyak ya ... ada kancing 2 lubang, pita-pita dan bunga imitasi. Jadi penasaran, mau dibikin apa ya sama  mbak Lidya dan mbak Susi tambahan pernak perniknya? Kapan-kapan boleh ya mbak di bagi disini hasil karyanya, biar dilihat oleh teman-teman yang lain :)
 
Buat teman-teman yang lain yang belum dapat, jangan kecil hati ya, ikuti terus perkembangan di blog pojok-utak-atik dan tunggu kejutan selanjutnya ....
 
 
***
Be creative, be yourself and the satisfaction is there for you
Happy crafting everyone
Hany Von G Soewito
***

Monday, July 8, 2013

Pengumuman bagi-bagi hadiah kain panel lokal dari Garage Sale

Sebelumnya mohon maaf atas keterlambatan pengumuman pemenang acara Bagi-bagi hadiah kain panel local pojok-utak-atik dan Garage Sale.
Saya memakai MR. Random untuk mengacak 2 pemenang dan hasilnya adalah sebagai berikut :

1. Motif Roti Londo dimenangkan oleh komentar nomer 5 (Kawakib Craft)  : "Klo menurut sy...panel ini bagus klo dibuat tas, jd djadikan hiasan di bagian depannya (bisa utk sakunya), badan tasnya dikasih kain corak ^_^ "

2. Motif Rujak Ulek dimenangkan oleh Komentar nomer 3 (Lidya - Mama Cal-Vin)  :  " Menurutku kain panel ini bagus untuk sarung bantal kursi :) "

Selamat bagi para pemenang dan terima kasih atas partisipasinya.

Untuk mengirim hadiahnya, pada para pemenang tolong kirimkan alamat masing-masing ke : sweetymybaby@yahoo.com

***
Be creative, be yourself and the satisfaction is there for you
Happy crafting everyone
Hany Von G Soewito
***